Mengapa ?

Mengapa?

Apa alasan di balik semua kejadian?

Biasanya pertanyaan itu mampir di benak kita ketika kesulitan menghampiri. Ketika merasa sudah berusaha sekuat hati, namun hasilnya berlawanan.

Namun ketika bahagia menyelimuti, jarang sekali terbesit pertanyaan “Mengapa”.

Manusia sangat menyukai “menerima hadiah”.

Berusaha keras menolak ketidakberuntungan, kekecewaan dan semua yang melukai.

Lalu pernahkah kita menyadari sebuah luka mungkin saja bisa menjadi hadiah yang terbungkus dengan air mata?

Atau sebuah hadiah bisa saja justru melukai kita bila kita tak menyadari isi dan maknanya?

Karena SEGALA yang kita terima adalah pemberian Sang Pencipta. BERHENTILAH menanyakan “Mengapa”, ini adalah cara berdamai dengan jiwa yang haus akan jawaban.

-ie-

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s